NEW YORK, 17 Oktober 2019 /PRNewswire/ — Pasar sensor taktil global diperkirakan akan mencapai USD 16,94 miliar pada tahun 2026, menurut laporan baru dari Reports and Data. Sensor taktil bekerja sebagai teknologi penginderaan adaptif, yang mengumpulkan dan memberikan umpan balik sebagai respons terhadap interaksi fisik. Sensor ini pada dasarnya bekerja sebagai indra peraba dan indra kinestetik pada tubuh manusia. Teknologi penginderaan taktil adaptif canggih dapat peka terhadap gaya dinamis dan statis serta mampu mengukur keadaan internal dan eksternal sistem. Meningkatnya kebutuhan teknologi robotika di berbagai sektor dan peningkatan praktik pembelajaran mesin serta penelitian dan pengembangannya sangat membantu pertumbuhan pasar. Sensor kapasitif & array aksial kemungkinan akan sangat diminati selama periode perkiraan.
Kawasan Asia Pasifik (APAC) diprediksi akan mencapai pertumbuhan tercepat sekitar 18,9% pada periode 2019–2026, karena pertumbuhan yang pesat di pasar produk elektronik konsumen ditambah dengan permintaan besar untuk sensor ini di industri manufaktur perangkat dan peralatan elektronik. Tiongkok, Jepang, dan India adalah beberapa pasar dengan pertumbuhan tercepat karena pertumbuhan basis konsumen yang sangat besar.
Dapatkan sampel gratis laporan penelitian ini di: https://www.reportsanddata.com/sample-enquiry-form/2080
Temuan penting lainnya dari laporan tersebut menunjukkan bahwa...
Mekanisme taktil pada mesin bereaksi secara instan dan tanpa latensi terhadap antarmuka umpan balik gaya mekanis. Sensor-sensor ini memberikan getaran terarah dan umpan balik penginderaan adaptif. Mesin-mesin industri tugas berat beroperasi dengan sangat lancar dan membuat pengoperasiannya aman. Segmen mesin industri memiliki pangsa pasar sebesar 13,4% pada tahun 2018 dan kemungkinan akan tumbuh dengan CAGR sebesar 13,2% pada periode perkiraan.
Industri otomotif merupakan salah satu kontributor terbesar di pasar ini. Penggunaan sensor taktil dalam berbagai sistem peringatan sangat bermanfaat bagi pengemudi. Pendapatan pasar untuk segmen ini pada tahun 2026 diperkirakan mencapai sekitar USD 2,61 miliar, dengan pertumbuhan sebesar 15,4% selama periode 2019–2026.
Penggunaan material karet konduktif membantu dalam mengukur tekanan dari interaksi eksternal. Pangsa pasar diperkirakan mencapai sekitar 8,4% pada tahun 2026 untuk segmen ini, dengan pertumbuhan CAGR sebesar 13,1% selama periode perkiraan.
APAC diprediksi akan mencapai pertumbuhan tercepat sekitar 18,9% sepanjang periode perkiraan, karena pertumbuhan yang pesat di sektor produk elektronik konsumen ditambah dengan pergeseran global unit manufaktur di negara-negara Asia Pasifik seperti Tiongkok, India, dan Taiwan dari wilayah Amerika Utara dan Eropa.
Eropa akan mencapai pangsa pasar 27,7% pada tahun 2026 dan akan tumbuh dengan CAGR sebesar 14,1% selama periode perkiraan. Jerman memiliki jumlah produsen bernilai tinggi terbanyak di kawasan ini, sementara Inggris dan Prancis merupakan pasar dengan pertumbuhan tercepat.
Amerika Utara memimpin pasar global, dengan pangsa pasar 39,4% pada tahun 2018 dan akan terus mendominasi dengan CAGR sebesar 15,8% selama periode perkiraan. AS memiliki pangsa pasar tertinggi di pasar global.
Para peserta utama meliputi Synaptics Incorporated, Tekscan Inc., Tacterion GmbH, Weiss Robotics GmbH, Pressure Profile Systems, Barrett Technology, Touch International Inc., Cirque Corporation, Annon Piezo Technology, dan Romheld.
Untuk mengidentifikasi tren utama dalam industri ini, klik tautan di bawah ini: https://www.reportsanddata.com/report-detail/tactile-sensor-market
Segmen yang tercakup dalam laporan ini:
Untuk keperluan laporan ini, Reports and Data telah membagi pasar sensor taktil global berdasarkan jenis, teknologi, jenis penjualan, vertikal penggunaan akhir, dan wilayah.
Waktu posting: 17 Januari 2023
